SANDY si R YOO
sandy sandal anak di SMP 1 kelas 7e absen 28 (sekitar itu) anak yang agak nggateli suka safira yang setiap hari jika ditanya selalu menjawab "R yoo" kon eroh la'an selalu begitu ditanya apa saja anak bertanya serius dia jawab "R yoo" seperti tidak punya dosa padahal gak punya pahala malah dosa tok! haha memang kenyataan saking mangkelnya anggota 7e sandy di kerjain terus tapi sandy gak ngreken byasa aja ! ada ana bertanya "mau uang Rp.5000,00 ?" sandy menjawab "R yoo" seperti biasanya, anak yang menawarinya pun tidak jadi memberi uang yang cukup banyak untuk sandal 5000 itu ,sandy baru sadar setelah si penawar uang tadi berbicara sandy memohon mohon di kasih, tapi sudah terlanjur salah sendiri "R yoo" terus aja sandy saat tua pun juga masih begitu,, nah pada suatu malam sekitar jam 11 malam sandy meninggal karena penyakit R yoo nya itu !!...
sandy sampai di kuburan dan dikubur dalamnya sekitar 3 mil dari permukaan laut orang yang mengubur tidak ikut turun melainkan di lempar begitu saja karena saking dalamnya.. sandy sekarang berada alam barzakh malaikat penanya pun datang untuk menanya dan pertanyaan pertama "siapa tuhanmu?" sandy tidak kebingungan karena sandi sudah menanamkan sifat R yoonya itu sejak kecil sehingga ibunya mengusir sandy dan sandy menjawab R yoo kepada malaikat. lalu di lanjutkan pertanyaan "mengapa kamu menyembahnya?" sandy tetap menjawab R yoo sampai ke pertanyaan terakhir tetap R yoo akhirnya tanpa pertimbangan sandy langsung masuk neraka heheheh parah!! ketika sudah 100 tahun lamanya jasa sandy sandal pun di abadikan sehingga banyak peniru yang menggunakan style sandy dari anak - anak ,bapak - bapak ,ibuu - ibu,remaja - remiji,sampai kakek - nenek pun juga mengikuti ada hari peringatan sandy yaitu setiap tanggal 29 february (kalo gak pas ya.. gak dirayakan) di 7e pun juga ada salah satunya AZKAAAAA
INILAH TARIAN KU
(by: hadiyaturrohmaniyah)
Namaku akemi masashiteru aku tinggal di Jepang tepatnya di Tokyo dekat taman ueno.aku seorang penari balet.mungkin terlalu feminim untuk aku yang tomboy.aku bersekolah di salah satu smp di Tokyo.di sana aku mengikuti ekstra balet dan street dance.aku biasa mencari uang dengan menari di taman ueno.di sana akan banyak yang memberiku uang yang cukup untuk makan.aku juga bekerja di salah satu acara sirkus untuk menari tarian yang cukup berbahaya misalnya tarian api dan juga pernag nari di atas seutas tali,tapi aku senang dengan hidupku ini aku juga lega atas setiap perbuatan yang aku lakukan karena itu adalah aku.
Aku sedang latihan menari balet dan aku juga iseng-iseng mencoba tarian street dance aku juga akan mengikuti babak penyisihan audisi royal balet. Aku berlatih terus karena babak penyisihanya tinggal satu minggu.sampai-sampai aku sering melupakan waktu makanku karena terlalu berambisi untuk mengikuti royal balet.Lalu aku berpikir sejenak jika aku menggabungkan ballet dan street dance mungkin akan indah tapi itu terlalu berbeda.maksudku street dance dan balet itu seperti dua dunia yang berbeda.akhirnya aku berusaha memikirkan gerakan yang indah untuk kompetisi royal balet.disela2 aku bkerja aku juga memikrkan koreografi yang indah anggun dan menawan unutk tarian balet.aku juga mendiskusikan ini dengan temanku yang seorang penari juga, tapi ia street dancer bukan ballerina dan aku juga belajar street dance darinya.namanya nara.”hmm… ini cukup bagus tapi coba tambahkan sedikit gerakan pada kakimu dan kostum ini sepertinya terlalu berat dan bla bla bla…”kata nara mengkritik hasil koreografiku. “hmm… baiklah jadi begini jika kutambahkan gerakan seperti ini dan kostum ini akan ku riset ulang besok akan kutunjukkan padamu hasilnya” kataku sambil mencorat-coret buku kecil di genggamanku.
Kompetisinya lusa dan aku belum menemukan gerakan yang tepat akhirnya aku memutuskan untuk tidak memikirkan lomba dan sekedar refreshing unutk 1 hari penuh.nara mengajakku untuk melihat aksi The Silk street dancer yang menjuarai lomba dance tingkat nasional dua tahun lalu.”ayolah kau pasti suka ini” kata nara membujukku untuk masuk.”baiklah lagipula aku juga ingin bersantai sebentar untuk lomba lusa”kataku mengikuti nara dari belakang.akhirnya aku masuk dan aku melihat tarian yang dilakukan The Silk dengan tercengang.”aaaahhh… kereenn…” gumamku.nara yang mendengarnyapun hanya tersenyum.
Saat perjalanan pulang akupun mengutarakan maksudku pada nara untuk menggabungkan street dance dan balet lalu nara berkata “kenapa tidak??” “tapi ini agak tidak mungkin maksudku street dance dan balet itu seperti dua dunia yang berkebalikan” kataku,“lalu kenapa??” Tanya nara. “aku takut ini tidak berhasil, aku mungkin tak akan berhasil menggabungkan dua tarian yang berbeda ini” kataku. “mendengar ucapanmu aku jadi teringat apa yang dikatakan guruku di USA sana”kata nara.”apa katanya??” tanyaku, nara melihatku “ saat itu aku juga mempnyai pikiran yang sama denganmu menggabungkan dua dunia yg berbeda dan aku bilang itu mustahil lalu ia berkata…” kenang nara. “kamu pasti bisa melakukanya,jangan pernah berfikir ini balet atau ini street dance tapi ucapkanlah ini adalah tarian” kata nara mengingat apa yang dikatakan gurunya.”baiklah terima kasih nara aku sangat berterima kasih”kataku.”baiklah cepat pulang dan susunlah koreografi yang indah dan ingat aku besok tidak di rumah sampai 3 hari oke”kata nara meninggalkanku.sampai dirumah akupun menyusun koreografi untuk lomba lusa.
Keesokanya aku berpikir “besok itu lomba dan aku hanya harus menemukan pakaian yang pantas” lalu aku mencoba menggambar apa yang ada dalam pikiranku.akhirnya aku menemukan ide tentang pakaian yang casual tapi juga anggun untuk kubuat lomba besok dan aku akan menyelesaikan baju itu hari ini juga.
Seharian aku mencari bahan dan membuat baju untuk lomba besok akhirnya aku menyelesaikanya saat malam menjelang.”huuftt capek untung saja aku sudah hafal gerakanya eh tapia ku lolos tidak ya…”kataku khawatir.”ah yasudahlah yang penting aku bisa lolos ke babak penyisihan saja aku sudah senang, akan kutunjukkan apa itu tarian”kataku bersemangat.lalu aku juga pergi ke salon langgananku memotong rambut sekedar memotong rambutku jadi pendek dan mewarnainya segaris.
Keesokanya aku bangun pagi-pagi sekedar mengecek perlengkapanku untuk lomba itu.”ah sudah lengkap semua…”akupun berangkat dengan pakaian biasa dahulu kalau langsung kupakai bisa-bisa aku di sangka orang gila.saat di gedung tempat penyisihan kulihat banyak yang mengunakan pakaian balet yang glamour dan aku berpikir pasti akulah satu-satunya yang terlihat casual nanti. Akupun mengganti bajuku dan benar saja banyak yang melihat aku dengan aneh habis bajuku itu kasual banget untuk acara yang glamour banget (?)
Sambil menunggu giliran aku hanya berusaha mengingat gerakanku tadi tiba-tiba seorang anak dengan pakaian yang serba glamour dan ia berkata “heh kamu, apa kamu pikir ini lomba tari jalanan? Lihat pakaianmu itu lihat itu kain murahan desainpun tak sesuai dengan balet yang sesungguhnya ingat ya tarian jalanan dan balet itu beda balet itu lebih tinggi” katanya dengan nada sinis.aku yang merasa terganggu berusaha sabar melihatnya dengan tatapan watados (wajah tanpa dosa)”ngg sudah selesai?? Jika sudah kembalilah ke tempat dudukmu dan biarkan aku menghafalkan beberapa gerakanku” kataku lalu konsentrasi mengingat gerakan-gerakan yang kubuat.lalu aku mendengar suara seperti handphone yang sedang merekam sesuatu ah pasti hanya anak yang merekam peserta lain.”hey kau jangan sembarangan yak au tidak tahu siapa aku ini??” katanya sambil membentak.aku hanya menggelengkan kepalaku sambil berkonsetrasi.”aku ini anak salah satu juri disini jadi jangan macam-macam ya aku bisa membuatmu tidak lolos dalam sekejap!!”katanya masih membentakku.”lalu kenapa memang jika aku tidak lolos aku takkan bunuh diri toh aku masih berusia 12 tahun jadi aku masih punya 6 kali kesempatan untuk ikut audisi ini”kataku cuek.”grr kau ini rasakan ini…” kraak suara itu membuatku buyar dari konsentrasiku.
Aku melihat bajuku robek di bagian rok karena kuku cewek itu yang sudah ia rawat.aku melihatnya tanpa tatapan marah.”sudah puas kan kamu sekarang tolong tinggalkan aku sendirian”kataku dengan tenang toh robekan itu membuat bajuku terlihat lebih keren.”aahh kau ini…” cewek itu mulai kesal dan “aahh” teriakku samua orang melihatku.cewek itu mencakar wajahku tanda tiga kukunya menempel di wajahku dan mengeluarkan darah, aku berusaha sabar dan melihat cewek itu sekali lagi kali ini dengan membentak aku berkata “SUDAH JANGAN MENGGANGGUKU LAGI SUDAH SELESAIKAN??”kataku berteriak.lalu tiba-tiba semua juri datang karena merasa terganggu.”ada apa ini kenapa kalian berteriak?? Naruni kenapa ini??”Tanya salah seorang juri yang ternyata adalah mama anak itu.”ini nih ma sia liat aku nggak ngapa-ngapain tiba-tiba dia bentak aku” kata cewek yang ternyata bernama naruni itu dengan nada manja.”dasar kamu i…” mama naruni berhenti sebentar melihat rokku sobek dan wajahku berlumuran darah dia berkata “apa yang terjadi denganmu nak knpa kau berdarah seperti ini?”katanya yang ternyata tidak tegaan.aku hanya melirik naruni dengan tatapan tajam.”naruni kau kenapa kau ini??”Tanya mamanya “aku tidak melakukanya tidak ada yang mempunyai bukti kalau aku yang melakukanya lihat kaa…”naruni terhenti melihat seorang peserta dengan handphone di tanganya “ini bisa menjadi bukti” katanya.
Lalu kami semua menuju ruangan yang ada TV dan USB portablenya.mereka menyambungkan handphone dan melihat sebuah rekaman pada awalnya naruni mengolok-olok bajuku dan akhirnya mencakarku.aku melirik kukunya yang di warnai kulihat di ujungnya agak pudar pasti ia telah menghapus darah yang ada di tanganya itu “hmmpp…” gumamku.”naruni ya?” tanyaku, “kamu ngapain manggil2 toh ini bisa diedit kan?”katanya,”lalu siapa yang mau bersusah payah mengeidt video ini hanya unutk menyingkirkanmu?”kataku tak kalah sinis.”wahai juri yang terhormat khususnya mama naruni lihatlah apa yang terjadi dengan kuku indah si naruni ini pada ketiga jarinya !!”kataku dengan suara yang tenang.”ya tuhan,ini kenapa warnanya pudar naruni kamu…kamu…”kata mama naruni”naruni kamu di diskualifikasi dari lomba ini”kata mamanya langsung pergi setelah memberiku plester untuk lukaku. akupun menempelkan plester itu dan melenggang pergi.
Saat lomba berlangsung mereka melihatku dengan heran “nak kau sedang mengikuti lomba royal balet bukan street dance itu”kata salah seorang juri.”tidak apa-apakan lagipula bukan aku yang mendaftar,toh dua-duanya kan tarian” kataku lalu mulai menari saat lampu hijau menyala.saat selesai juri hanya terbengogn melihatku memadukan “dua dunia yang berbeda” itu dengan indahnya.”nak bagaimana kau bisa?”Tanya salah seorang juri lalu aku berkata “aku pernah di beritahu oleh seorang sahabat saat aku merasa putus asa dan dia berkata “kamu pasti bisa melakukanya,jangan pernah berfikir ini balet atau ini street dance tapi ucapkanlah ini adalah tarian” lalu akupun melanggeng pergi dan batinku merasa puas karena aku sudah melakukan apa yang ingin aku lakukan.
KISAH TENTANG AKU
(by dhea niyah)
Suatu hari aku dan ji heu menyebrang jalan tiba2 ada ferrari dg kecepatan yg tinggi tnpa sdr lampu sdah merah dan BRUAAK..oh aku tak bsa menyembunyikan kesedihanku lagi ji heu tertabrak dan aku pun terluka tapi rasa sakit sudah tak kurasakan lagi “jiji jiji..”kataku lirih.darah mengotori baju kami.pemuda itu turun dari mobil bisa ku lihat dia adalah artis yang cukup terkenal dan kelihatan dia mabuk.aku berlari ke arahnya dan memukulnya sekuat tenaga sambil berteriak dalam bahasa korea kurasa itu membantu karena aku adalah kapten tim karate.pemuda itu pingsan seketika aku tidak takut akan di tuntut.aku hanya bisa menangis melihat ji heu berlumuran darah sirine polisi dan ambulan terdengar tiba2 seluruh dunia gelap.
saat aku bangun kurasakan badanku sakit semua bau khas rumah sakit tercium.”jiji..”itulah kata yg pertama kali kuucapkan.seorang dokter mendekatiku baru ku ingat kejadian itu oh tuhan ku harap jiji tidak apa2.dokter itu memandangiku.”jiji??”kataku sekali lagi.”tema anda masih belum sadar,tapi dia baik2 saja hanya tulang tanganya patah!” kata dokter mengejutkanku.oh tuhan aku teringat sebuah kata yang membuatku menangis mendengar berita itu “aku akan menjadi koki dan penulis yang sangat handal”itulah cita2 jiji aku tak dapat menahan air mataku mangalir begitu saja.aku boleh pulang.
ku melihat orang yang sudah pasti akan sangat kubenci dialah perusak impian temanku itu.aku belari mengejarnya dan berkata “dasar kau,kau telah merusak impian temanku kau telah membuatnya masuk rumah sakit!!”teriakku dengan keras.dia memandang dan berkata dengan enteng“tenang saja aku akan menanggung seluruh biaya rumah sakit!” sambil terus fokus ke kamera berita.”kau pikir aku memasalahkan uang?kau pikir aku tak sanggup membayarnya hah?apa kau tidak dengar aku aku.”aku berhenti bicara sejenak,dia melihatku dengan pandangan yang sinis.”aku apa bocah?”katanya remeh.”AKU MEMBICARAKAN IMPIAN YANG SUDAH HANCUR KARENA KAU!”aku berbicara sangat keras dia tampak tenang2 saja.”memangnya impian macam apa yang di harapkan bocah biasa sepertimu dan temanmu hah?”sahutnya.”dia pernah berjanji akan menjadi koki yang handal dan menjadi penulis terkenal tapi tapi karena kau dia kehilangan cita2nya itu dan sekarang kau dengan enteng meremehkan impianya itu hah?”
air mata mulai mengalir aku menangis.dia tidak iba sediktpun.”huh paling juga ceritanya akan menjiplak!”katanya mengagetkanku.seketika aku memukulnya memang tidak sampai pingsan tapi itu cukup untuk merontokkan giginya dan membuatnya berdarah.”APA YANG KAU LAKUKAN?!”celoteh penggemarnya seakan tidak terima.”DIAM!”bentakku salah seorang dari mereka menangis melihat idolanya jatuh.”dia sudah merusak impian kawanku,dia sudah menyakiti perasaan seseorang yang sedang sekarat,dan dia selalu sombong menganggap dirinya paling berharga!”kataku sambil ambil ancang2 akan memukulnya.”STOP!! apa kau tidak tahu sekarang kau sedang memukuli masa depan?!” teriak salah seorang penggemarnya.”hah masa depan justru dialah yang menhancurkan masa depan!” kataku.”apa maksudmu?”kata seorang penggemarnya.”dia dia telah menabrak aku dan temanku hingga tangan temanku patah aku bicara dia telah menghancurkan impian temanku yang ingin menjadi koki dan penulis dia meremehkanya!”kataku berlinang air mata.penggemar itu seketika menampar artis tsb.”ternyata sifatmu sebusuk peranmu itu!”kata penggemarnya di ikuti yang lainya.”PUAS SEKARANG KAU TELAH MERUSAK KARIR KU!”teriaknya.”aku belum puas sampai kau merasakan penderitaan temanku!!”kataku.aku berlari masuk ke rumah sakit.aku menengok jiji.dia terbaring lemah.dia sudah sadar.senyum menghias di bibirnya yang pucat.
Keesokanya aku dan jiji pergi ke tempat penjual mie ramen.aku membeli porsi extra.aku bercanda denganya aku menyuapinya karena tanganya masih proses pemulihan.kami tertawa bercanda seperti sedia kala.seperi tak pernah terjadi apapun.tiba2 artis itu datang menuntut karena aku membuat gigi depanya rontok.
”kau harus bertanggung jawab atas gigiku!!”begitu katanya.”kurasa tidak”jawabku sambil menahan tawa begitu pula jiji.akhirnya aku tahu bahwa dia telah memanggil polisi “sial”batinku.”tunggu!jika aku pergi bgmn dg jiji!”kataku sambil melirik jiji yang bengong.”ada apa ini kichi?”tanya jiji.aku hanya melirik jiji dengan tatapan sedih.”aku telah memukul orang yang membuatmu menderita”uacapku lirih sambil berlinang air mata.”temanmu akan di taruh di rumah sakit sambil menjalani komoterapi kami menanggung seluruh biayanya”kata salah seorang polisi.”kau akan menjalani sidang sore ini!”kata si artis dg sinis.”apa sore ini??”kataku.”jika kau kalah kau akan di penjara selama 2 tahunHAHAHA…!”kata artis itu.”huh baiklah jam berapa dan di mana??”kataku pasrah.”jam 4 sore ini di pengadilan tertinggi di washington DC!”kata polisi itu sambil berlalu.”kenapa kichi ini tidak seperti kamu yang biasanya!?”kata jiji.”aku memang bersalah telah memukulnya dua kali aku tak bisa membayangkan bagaimana aku menyewa pengacara dan bagaimana kamu bila tanpa aku selama 2 tahun!”kataku berlinang air mata.”oh kichi terima kasih telah membelaku tapi kau tidak harus memukulnya dan dan mengingat kamu adalah kapten tim karate!”kata jiji menahan tawa.”tidak apa2 jiji jika aku kalah aku akan menyewakanmu rumah selama 2 tahun oke!”kataku menenangkanya.
”sidang akan di mulai tolong hanya yang bersangkutan yang ada di dalam ruangan!” itulah kata seseorang yang mereka panggil “yang mulia”.aku duduk di bangku terdakwa dan orang itu duduk di bangku semacam korban.”baiklah sekarang sidang di mulai!tolong korban mengatakan apa yang di lakukan terdakwa kepadanya!”kata hakim.”dia telah memukulku dua kali pertama dia membuatku pingsan yang kedua dia telah membuat gigiku rontok!”kata si artis.semua menahan tawa termasuk hakim.”baiklah sekarang terdakwa di bri kesempatan untuk membela diri!”kata hakim bijak.”terima kasih yang mulia aku tidak akan menyangkal aku memang telah memukulnya dua kali..” belum selesai aku bicara hakim sudah memutuskan “baiklah dengan ini terdakwa bersalah!””tok tok tok”bunyi palu kecil.”TUNGGU HAKIM!!”ujarku cukup mengagetkan semuanya.”aku belum selesai kenapa kau sudah menyatakan bersalah kau belum dengar kenapa aku memukulnya kan??”kataku.”aku tidak perlu kau terbukti bersalah dan di hukum 2 tahun penjara!”.
“kenapa aku yang hanya memukulnya dua kali di hukum 2 tahun penjara sedangkan dia dia…”aku mulai berlinang air mata.”dia kenapa tersangka??”ujar hakim,artis itu mulai gemetar.”DIA TELAH MENABRAK TEMANKU DAN AKU DALAM KEADAAN MABUK!!”kataku mengagetkan yang lainya.”jika kau tidak percaya lihat ini!”kataku sambil menunjukan bekas lukaku.”lalu apa itu membuktikan bahwa kau tertabrak bisa saja itu kena pisau atau apa?”kata hakim remeh.aku tersenyum kurasa senyum penuh kemenangan dan cukup mengerikan “akan kutunjukkan bahwa aku dan temanku tertabrak!”.aku keluar menunjuk ke arah mobil ferrari si artis dan kucocokkan bekas lukaku dg goresan di mobilnya lalu kubuka kap mobil itu dan ada darah di dalamnya semua terkejut.”itu darahku dan ji heu silahkan di cek aku tidak takut!”kataku.dg sigap tim penyidik mengambil sampel darah itu 1 jam menunggu dan keluarlah hasilnya.”memang ini darah anak itu dan temanya..”belum selesai tim penyidik bicara si artis menyela”bisa saja itu darah yang di ambil dan di taruh di situ!””tidak darah ini sudah cukup lama sekitar 7 jam yang lalu!”kata tim penyidik.”itu berarti jam 9 kan??”tanya salah seorang juri.”saat itu ada kecelakaan dua orang anak perempuan yang di tabrak dan ku dengar teman satunya mengalami patah tulang lengan!”katanya.aku tersenyum sambil menangis.
”ITU BENAR DIA TELAH MENABRAK AKU DAN TEMANKU TAPI KENAPA TIDAK DI HUKUM APA KARENA DIA ARTIS DAN dan aku aku..”kataku melemah.”aku yang hanya memukulnya itu tidak sebanding dengan darah yang hilang dari tubuh kami berdua dan gigi itu tidak cukup untuk mengganti lengan temanku yang ingin menjadi koki dan penulis!”semua terkejut mendengar apa yang keluar dari mulutku.”tapi menurut saksi kalian hanya luka ringan dan pingsan!”kata hakim.”pasti dia memberi uang kpdnya agr mengaku begitu”kataku.”baiklah aku mengaku memang ak di beri uang olehnya”kata salah seorang saksi.”hei apa buktinya hah?”tanya si artis.”ini buktinya”kata saksi itu sambil memegang handycam.wajah si artis seketika pucat pasi.inilah dialognya ”ak memberi mu uang tpi bilang bahwa korban itu luka ringan dan pingsan sja oke?”kata si artis.”baik tpi bgmn klau ketahuan??”kata saksi itu.”ak akn menanggunya tenang sja!!”kta si artis stelah itu handycam mati.”sial”batin si artis.”baik kau di hukum atas…”hakim berhenti sejenak sekitar 1 menit dia baru bicara.”kau di hukum atas tuduhan penipuan 2x,pencemaran nama baik,mabuk di tempat umum,menabrak seseorang dan menyogok saksi.”kata hakim.semua bengong mendengar tuduhan sebanyak itu.”total ngg…”kata hakim sambil memegang kalkulator ak menahan tawa.”oh ya nggg skitar 35 thn 2 bln”kata hakim.”APA?!”kata kami semua hampir berbarengan.”huh!!”kata artis kesal dia di giring ke mobil tahanan.aku tersenyum senyum termanis yang tk bsa ku bayangkan lagi.
tiba2 aku teringat kpd jiji.”oh tuhan aku lupa jiji”gumamku.aku berlari menuju rumah sakit tempat jiji menjalani komoterapi.aku melihatnya termangu di depan TV dan menyadari ada aku dia tersenyum senyum termanis yang prnah ku lihat.air mata mengalir di matanya itu.”terima kasih kichi kmu sdah membelaku smpai sjauh itu tpi..”dia menghela napas sejenak.”tapi apa jiji??”tanyaku.”ak tdak bsa mnjadi koki dn pnulis huhuhu..”ktanya sedih.”tidak apa2 klau pnulis kn bsa d laptop klo koki ak akn brusaha buat kmu oke!!”ktaku menghibur.”iya ya makasih kichi..”ujarnya.”jiji aku janji kta bkal brsma selamanya..”kataku.”trims kichi..”kata jiji.yah itulah penderitaanku tpi d samping itu ak jga blajar bhwa hidup itu indah kta harus berusaha menjaga orang yang kta syangi.